Strategi Pemasaran

Bagaimana menyusun strategi pemasaran. Berikut ini adalah contoh tentang garis besar strategi pemasaran : Manajer produk pertama harus menjelaskan strategi pemasaran atau ”garis besar rencana”. Misalkan sebuah perusahaan yang dinamakan Kinerta Corp sedang menyusun rencananya. Strategi dasar Kinerta Corp adalah mengarah pada keluarga kelas atas, tertutama pembeli wanita. Seri produk akan ditambah dengan unit dengan harga lebih rendah dan lebih tinggi. Harga rata-rata seri ini akan dinaikkan 4%. Akan dibuat iklan yang baru dan lebih intensif untuk meningkatkan pandangan konsumen tentang kehandalan merek kita. Kita akan meluncurkan program promosi penjualan untuk menarik perhatian konsumen dan penyalur. Kita akan meluaskan distribusi dengan toko serba ada, namun menghindari toko diskon. Kita akan merancang ulang seri Bintang sehingga menampilkan citra kehandalan dan mutu suara yang tinggi.

Strategi ini dapat dibuat dalam bentuk daftar sebagai berikut:

Pasar sasaran

Rumah tangga kelas atas, dengan penekanan pada pembeli wanita

Penentuan posisi

Sistem stereo modular paling handal dengan suara terbaik

Seri produk

Tambahkan satu model dengan harga lebih murah dan dua model dengan harga lebih mahal.

Harga

Harga sedikit diatas merek pesaing

Saluran distribusi

Terutama di toko radio/TV dan toko alat listrik, diusahakan untuk masuk toko serba ada.

Wiraniaga

Tambah dengan 10% dan lakukan sistem manajemen rekening Nasional

Pelayanan

Pelayanan cepat dan mudah diperoleh dimana-mana

Iklan

Iklan baru yang mendukung strategi penentuan posisi, penekanan pada unit berharga lebih mahal, tambah anggaran dengan 20% Promosi penjualan Tambah anggaran promosi penjualan dengan 15% untuk membuat pajangan di toko dan turut serta lebih banyak dalam pameran niaga

Penelitian dan Pengembangan

Tambah pengeluaran dengan 25% untuk mengembangkan model seri Bintang yang lebih menarik.

Penelitian Pemasaran

Tambah pengeluaran dengan 100 untuk meningkatkan pemahaman tentang proses pilihan konsumen dan memantau tindakan pesaing.

Dalam membuat strategi, manajer produk perlu membicarakannya dengan bagian pembelian dan produksi untuk memastikan bahwa mereka dapat membeli cukup bahan baku dan membuat cukup banyak unit untuk memenuhi sasaran jumlah penjualan. Juga dengan manjer penjualan untuk mendapatkan dukungan mengenai wiraniaga dan dengan bagian keuangan untuk memastikan bahwa tersedia cukup dana iklan dan promosi.

————

Program Kerja Pemasaran

Strategi adalah garis besar tindakan untuk mancapai sasaran bisnis. Setiap elemen strategi pemasaran harus dijabarkan untuk mengetahui: Apa yang akan dilakukan? Siapa yang melakukan? Kapan dilakukan? Berapa biayanya? Misalnya program kerja untuk promosi:

Program promosi penjualan Bintang akan terdiri dari dua bagian, satu dutujukan pada penyalur dan satu ditujukan pada konsumen. Promosi untuk penyalur berupa :

• April. Cahaya turut dalam Consumer Electronics Trade Show di Medan, Agus, direktur promosi penyalur, akan mengaturnya. Biaya diperkirakan Rp.14.000.000

• Agustus. Diadakan lomba penjualan, dengan hadiah tiga liburan ke Bali untuk tiga penyalur yang persentase
peningkatan penjualan Bintangnya meningkat paling tinggi. Lomba ini diatur oleh Maria Pakpahan dengan rencana biaya Rp.13.000.000.

Promosi untuk konsumen akan berupa:

• Februari. Cahaya akan mengiklankan di surat kabar bahwa setiap pembeli Bintang bulan ini akan mendapat gratis album rekaman Peterpen. Tiwi, direktur promosi konsumen, akan mengatur proyek ini dengan perkiraan biaya Rp.5.000.000

• September. Akan diiklankan di surat kabar bahwa konsumen yang datang ke demonstrasi Bintang di toko pada minggu kedua September akan diikutsertakan dalam undian berhadiah utama sepuluh unit Bintang. Tiwi akan mengaturnya dengan perkiraan biaya Rp.6.000.000

——–

Proyeksi Laba Rugi

Dengan rencana kerja, manajer produk dapat membuat anggaran pendukungnya. Di sisi penghasilan anggaran menunjukkan perkiraan jumlah penjualan dalam unit dan harga rata-ratanya. Di sisi pengeluaran, anggaran menunjukkan biaya produksi. Distribusi dan pemasaran yang terbagi dalam kelompok lebih kecil. Selisihnya adalah proyeksi laba. Manajemen puncak akan mengkaji anggaran ini dan menyetujui atau merubahnya. Kalau anggaran terlalu tinggi, manajer produk harus menguranginya. Setelah disetujui, anggaran menjadi
dasar untuk membuat rencana dan jadwal pembelian bahan baku, jadwal produksi, pencarian karyawan dan operasi pemasaran.

——-

Pengawasan Pemasaran

Bagian terakhir dari rencana menunjukkan pengawasan untuk memantau kemajuan rencana itu. Biasanya sasaran dan anggaran ditetapkan untuk setiap bulan atau triwulan. Manajemen puncak dapat menilai hasil setiap periode dan melihat bisnis mana yang tidak berhasil mencapai sasarannya. Manajer dari bisnis itu harus menjelaskan apa yang terjadi dan tindakan yang akan mereka lakukan untuk memenuhi rencananya.

Beberapa bagian pengawasan mencakup langkah penyelamatan yang berisi langkah-langkah manajemen bila terjadi perkembangan buruk, misalnya perang harga atau pemogokan.

Tujuan langkah penyelamatan adalah mendorong manajer untuk memikirkan di depan tentang kesulitan yang mungkin terjadi.

Leave a Reply